Dorong Mahasiswa Pasca Mantap Menulis Karya Ilmiah, HMP FKM UI gelar Workshop KTI

DEPOK- Karya Ilmiah tentu tak bisa dilepaskan dengan mahasiswa pascasarjana. Terlebih setelah keluarnya edaran dikti yang meminta kepada setiap universitas di indonesia untuk mempublikasikan karya tulis ilmiah mahasiswanya.

Melihat hal tersebut, Himpunan Mahasiswa Pascasarja (HMP) Fakultas Kesehatan Masyarakat(FKM) Universitas Indonesia(UI) menggelar workshop penulisan karya tulis ilmiah yang berlangsung di Ruang Promosi Doktor FKM UI, Selasa(4/4)

Ketua umum HMP FKM UI 2017, Ridcho Adrian mengatakan pihaknya mengadakan workhshop karya tulis ilmiah ini tak lebih berasal dari dorongan para mahasiswa sendiri.

“Kami mengadakan workshop karya tulis ilmiah ini tak lebih dari permintaan dari para mahasiswa agar dapat menulis karya ilmiah yang baik,” ucapnya

Pihaknya menyadari, banyak mahasiswa pascasarjana yang sudah lama tak bersinggungan dengan karya ilmiah itu sendiri. Belum lagi dengan adanya kewajiban untuk publikasi tugas akhir.

“Kami juga menyadari bahwa banyak dari mahasiswa pascasarjana itu sendiri ada jeda dari 2 tahun atau lebih dari kelulusan S1 nya sehingga tentu lupa akan karya tulis ilmiah. Tentu berat untuk sampai accepted di jurnal. Bahkan, UI mendorong karya civitasnya untuk terindeks scopus,” tuturnya

Ia berharap dengan mahasiswa mengikuti workshop penulisan karya tulis ilmiah ini, mahasiwa akan siap mempublikasikan karya ilmiahnya di konferensi tingkat internasional tahun ini.

“Kami berharap setelah mahasiswa ikuti acara ini, mahasiswa akan siap ikuti publikasi di IMOPH atau ICGH dimana tentunya akan mendapatkan hasil yang maksimal,” imbuhnya

Editor Jurnal Kesmas, Dr. dra. Dewi Susana, M.Kes yang juga hadir dalam acara dimana juga menjadi pemateri berujar bahwa dirinya mengapresiasi acara yang dilakukan oleh HMP FKM UI 2017. Pasalnya, dengan adanya acara workshop penulisan karya ilmiah dapat menggenjot para mahasiswa FKM UI sendiri untuk membuat karya tulis ilmiah.

“Semakin banyak karya tulis ilmiah yang dikirimkan ke kami (jurnal kesmas,red) tentu sangat bagus,” ungkap Dewi.

Ia menambahkan, pihaknya juga berharap banyak mahasiswa setelah ikuti pelatihan banyak menembus scopus sehingga tentu akan naikkan indeks UI sendiri.

“Ketika banyak karya ilmiah mahasiswa UI menembus indeks scopus tentunya akan menaikkan indeks UI juga sehingga UI tetap menjadi universitas terbaik dimana bukan hanya di indonesia tetapi dunia,” tandasnya.(laz)

Materi Workshop Penulisan Ilmiah